Flash

Sistem Informasi



     Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang dipertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan (Jogiyanto HM,1999).


   Menurut Abdul Kadir (2003), sistem informasi merupakan sejumlah komponen (manusia, computer, teknologi informasi dan prosedur kerja), ada suatu yang diproses data menjadi informasi dan dimaksudkan untuk mencapai sasaran dan tujuan.


     Jogiyanto HM, (1999), menyatakan bahwa sistem informasi adalah suatu komponen yang saling berhubungan yang mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan kendali dalam suatu organisasi.


     Diagram Alir atau Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu model yang menjelaskan arus data mulai dari pemasukan sampai dengan keluaran data. Tingkatan DFD dimulai dari diagram konteks yang menjelaskan secaa umum suatu sistem atau batasan sistem aplikasi yang akan dikembangkan. Simbol Data Flow Diagram atau lambang yang digunakan dalam membuat data flow diagram ada empat buah, yaitu sebagai berikut

Tabel 1. Simbol DFD


     Tabel 1. Diatas menunjukan simbol-simbol yang terdapat di data flow diagram. Terdapat empat simbol yang digunakan dalam alir data flow diagram. Simbol pertama adalah External Entity, simbol ini digunakan untuk menggambarkan asal dan tujuan data. Simbol kedua adalah Proses, simbol ini digunakan untuk proses pengolahan atau transformasi data. Simbol ketiga merupakan Data Flow, simbol ini digunakan untuk menggambarkan aliran data yang berjalan. Terakhir adalah Data Store, simbol ini digunakan untuk menggambarkan data flow yang sudah disimpan atau diarsipkan.




Daftar Pustaka :


Jogiyanto HM.1999. Analisa dan Desain Informasi. Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Andi. Yogyakarta.

Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Andi. Yogyakarta.

Bahasa Automata Dan Kompilasi


      Suryadi (1995) menyatakan bahwa suatu kompilator harus melaksanakan dua tugas utama, yakni tugas analis terhadap program sumber, dan tugas sintesis memadukan menjadi program obyek yang ekivalen. Tugas analis berhubungan dengan pemisahan bagian dari program sumber menjadi bagian-bagian dasar, dan menggunakan bagian-bagian ini dalam tugas sintesis membangun modul program obyek yang ekivalen. Pelaksanaan tugas ini lebih mudah jika dibantu dengan pembuatan beberapa tabel.

    Menurut Budi (2013) salah satu topik materi pendukung yang membicarakan formalisasi, terutama untuk kepentingan perancangan kompilator (compiler) dan pemroses naskah (text processor). Bahasa formal adalah kumpulan kalimat. Semua kalimat dalam sebuah bahasa dibangkitkan oleh sebuah tata bahasa yang sama. Sebuah bahasa formal bisa dibangkitkan oleh dua atau lebih tata bahasa berbeda. Dikatakan bahasa formal karena grammar diciptakan mendahului pembangkitan setiap kalimatnya.

      Mira Kania dan Utami Dewi (2010) menyatakan bahawa teori bahasa dan automata merupakan salah satu komponen ilmu informatika, teori ini merupakan ide dan model fundamental yang mendasari sebuah sistem komputasi, teori ini juga bisa disebut sebagai sebuah teknik rekayasa untuk perancangan sistem komputasi. 

Daftar Pustaka :

Suryadi. (1995). Pengantar automata bahasa formal dan kompilasi. Jakarta: Gunadarma.

Darma, Budi. (2013). “Simulasi Tranformasi Regular Expression Terhadap Finite State Automata”. Pelita Informatika Budi Darma. No. 1, Vol. 4, pp 1.

Kania, Mira., Utami Dewi. (2010). Pengantar Teori Bahasa Dan Automata <http://materikuliah.org/modul/pengantar-teori-bahasa-dan-automata.aspx>  (diakses tanggal 23 Mei 2015)

Narasi Pada Tabel Dan Grafik


Narasi Pada Grafik


Gambar 1. Peringkat Negara Brazil di FIFA selama 6 tahun terakhir

Sumber : FIFA.com

     Data statistik grafik diatas menjelaskan bahwa Negara Brazil selama 6 tahun terakhir menunjukan penurunan yang sangat signifikan dilihat dari tahun 2009 mereka mampu memduduki peringkat ke-5 dan mampu naik tiga tingkat di tahun 2010, ini membuat Negara Brazil berhasil menduduki peringkat tertinggi dalam sejarah sepakbola Negara ini. Terlewat dari tahun 2010 negara ini terus mengalami penurunan pada tahun 2011 sebanyak 2 tingkat, tahun 2012 sebanyak 2 tingkat, dan penurunan sangat mencolok terjadi pada tahun 2013 yang pada saat itu mereka hanya menempati posisi ke-18. Belajar dari kesalahan yang terjadi mereka mampu bangkit untuk memperbaiki tingkat prestasi mereka di mata FIFA dan puncaknya terjadi pada tahun 2014 mereka mampu menempati posisi ke-10 dari tahun sebelumnya yang hanya mamapu menempati posisi ke-18.


Data Base

DataBase atau bisa juga disebut dengan Basisdata adalah suatu kumpulan dari data yang disimpan di dalam komputer secara sistematik, sehingga data dapat diperiksa menggunakan perangkat lunak untuk memperoleh informasi. Basisdata merupakan bagian yang sangat penting dalam system informasi karena basisdata merupakan tempat penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basisdata menjadi penting karena dapat menghindari duplikasi data, sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal. Perangkat lunak atau software yang bertugas untuk mengatur, menyimpan, dan memodifikasi data disebut dengan DBMS (DataBase Management System).


DBMS ( Database Management System) merupakan suatu sistem perangkat lunak yang memungkinkan user akan lebih mudah mengontrol data yang ada, seperti membuat, memelihara, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Tujuan dari DBMS adalah untuk memberikan tinjauan data kepada user. Beberapa fungsi yang harus ditangani DBMS yaitu mengolah pendefinisian data, dapat memenuhi permintaan user untuk mengakses data, memeriksa security dan integrity data yang didefinisikan oleh DBA (Database Administrator). Sistem menyembunyikan informasi tentang bagaimana data disimpan, dipelihara, dan dapat diakses secara efisien. Pertimbangan efisien di sini adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks tapi masih bisa digunakan oleh pengguna awam tanpa mengetahui sturkturnya.

Kajian Pemakaian Paragraf


KAJIAN PEMAKAIAN PARAGRAF





Disusun Oleh :

Helmi Julian Rakasiwi

13112374


JURUSAN/PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI

UNIVERSITAS GUNADARMA

2014

PENGANTAR


Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah S.W.T, atas segala kemampuan rahmat dan hidayah-nya sehingga penulis dapat menyelasaikan Tugas Makalah yang berjudul “ PARAGRAF “ pada mata kuliah Bahasa Indonesia. Kehidupan yang layak dan sejahtera merupakan hal yang sangat wajar dan diinginkan oleh setiap masyarakat, mereka selalu berusaha mencarinya dan tak jarang menggunakan cara – cara yang tidak semestinya dan bisa berakibat buruk. Dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya, serta tak lupa sholawat dan salam kepada junjungan Nabi besar Muhammad Swt  atas petunjuk dan risalahNya, yang telah membawa zaman kegelaapan ke zaman terang benderang, dan atas doa restu dan dorongan dari berbagai pihak-pihak yang telah membantu saya memberikan referensi dalam pembuatan makalah ini. Terutama kepada search engine google yang ikut berperan besar dalam pembuatan makalah ini.

Saya dapat menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini, oleh karena itu saya sangat menghargai akan saran dan kritik untuk membangun makalah ini lebih baik lagi. Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga melalui makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.